Saturday, September 22, 2018
Home > Property > Cara Membeli Apartemen Bagi Kamu Konsumen Pemula

Cara Membeli Apartemen Bagi Kamu Konsumen Pemula

Cara Membeli Apartemen Bagi Kamu Konsumen Pemula

Apartemen menjadi alternatif hunian masyarakat di kota – kota besar. Ketersediaan lahan yang kian terbatas dan kondisi jalan yang makin macet membuat hunian vertikal ini jadi pilihan tempat tinggal. Kondisi ini digunakan sebagian pihak untuk mendulang Rupiah dengan menyewakan unit apartemen murah di Jakarta. Target sewa apartemen ini beragam mulai daru pegawai, pekerja pabrik, hingga mahasiswa. Kendati demikian, membeli apartemen berbeda dengan membeli rumah. Sejumlah hal perlu dipertimbangkan oleh end-user maupun investor pemula.

Membeli sebuah unit apartemen atau membeli lahan untuk dibangun apartemen diatasnya bukanlah hal yang mudah dan dapat dilakukan tanpa berfikir matang. Bahkan oran yang sudah berpengalaman pun memiliki potensi kegagalan bila bertindak gegabah dan tanpa oikir panjang. Yuk perhatikan beberapa hal yang perlu kamu cermati ketika akan membeli unit apartemen terlebih lagi bagi kamu yang baru pertama kali membeli apartemen:

  1. Lokasi

Pilihlah apartemen yang dekat lokasi bekerja atau aktivitas rutin lainnya. Akses juga harus diperhatikan, seperti dekat dengan jalur transportasi umum dan fasilitas umum lain, seperti pusat belanja, rumah sakit, tempat ibadah, sekolah, dan lain-lain. Sayangnya apartemen yang terletak strategis atau pun memiliki akses yang cukup mudah untuk mencapai fasilitas – fasilitas umum yang disebutkan diatas memiliki harga jual yang cukup tinggi. Kamu tetap bisa meminimalisirnya dengan membeli apartemen yang berada cukup jauh namun akses menuju lokasi yang sering kamu kunjungi cukup mudah misalnya terdapat angkutan umum atau kereta hingga bus yang mudah untuk kamu akses, atau gunakan.

  1. Harga Beli

Harga apartemen sangat variatif, bergantung lokasi, letak lantai, view unit, dan fasilitas. Biasanya pengembang menjual apartemen dalam ukuran semi gross area—yang memiliki selisih 8% – 15% lebih besar dari ukuran asli unit apartemen (nett area). Tentukan dari awal berapa budget maksimal yang bisa kamu keluarkan untuk membeli unit apartemen. Hal ini akan memudahkan kamu ketika memutuskan pilihan.

  1. Pembayaran

Membeli unit apartemen secara tunai keras (hard cash) sebenarnya lebih menguntungkan, karena kamu bisa memeroleh diskon cukup besar (sekitar 15% – 20%). Jika keuangan tak mencukupi, cara pembayaran tunai bertahap (installment) bisa dipilih. Tetapi biasanya tenor yang diberikan developer maksimal hanya lima tahun, sehingga nominal yang harus digelontorkan per bulannya masih cukup besar. Pilihan terakhir adalah menggunakan KPA (kredit pemilikan apartemen). Dengan fasilitas pembiayaan dari bank ini, kamu bisa mencicil apartemen hingga 15 tahun, sehingga angka cicilan tiap bulan tergolong kecil. Kamu bisa memilih tata cara pembayaran atau sistemnya sesuai dengan kebutuhanmu utamakan untuk memilih hard case terlebih dulu kemudian pilih yang lain bila kamu tidak mampu menjalankan sistem sebelumnya.

  1. Biaya Pemeliharaan

Hal lain yang harus diperhatikan adalah besaran biaya pemeliharaan (sevice charge & sinking fund) yang harus dikeluarkan setiap bulan. Perlu kamu ketahui ketika kamu memutuskan untuk tinggal di apartemen kamu harus sudah paham akan biaya – biaya tambahan seperti ini. Umumnya meliputi, biaya pemeliharaan dan perawatan, service kebersihan, hingga keamanan dan pelayanan lainnya.

  1. Pengembang

Membangun apartemen murah di Jakarta memerlukan prosedur dan perizinan yang kompleks. Oleh karena itu, pengembang harus mempunyai reputasi yang terjamin, sehingga kamu terhindar dari penipuan, cedera janji, dan lain-lain. Selain itu, reputasi kontraktor maupun konsultan perencana bangunan pun perlu diketahui, karena menyangkut kualitas dan estetika bangunan. Sangat disarankan untuk melihat terlebih dahulu latar belakang pengembang sebelum melihat dan memilih apartemen yang ditawarkan. Dapatkan rekomendasi dari beberapa rekan atau komunitas yang terpercaya.

  1. Keamanan dan Kenyamanan

Fasilitas yang terdapat di dalam apartemen menunjukkan tingkat keamanan dan kenyamanan penghuni. Untuk itu, fasilitas yang tersedia harus diketahui sejak awal. Fasilitas standar sebuah apartemen adalah area parkir penghuni dan tamu, lift, kamera pengawas (CCTV), taman, kolam renang, sarana olahraga, club house, restoran atau kafe, serta minimarket. Fasilitas pencegah kebakaran, struktur antigempa, dan genset cadangan juga merupakan fasilitas vital.

  1. Spesifikasi Unit

Spesifikasi unit mencakup partisi ruangan dan perlengkapan yang menempel pada bangunan. Unit apartemen ada yang dijual lengkap (fully furnished), dengan bath tub, kitchen set, telepon, internet, pemanas air, dan AC. Namun, umumnya apartemen dijual semi-furnished, sehingga kamu perlu melengkapi beberapa barang. Tanyakan kepada pengembang, apakah diperbolehkan melakukan renovasi. Buat perjanjian tertulis agar terhindar dari wanprestasi.

  1. Manajemen Properti

Pengelola apartemen tidak boleh diabaikan. Manajemen properti yang profesional tentu akan membuat segala permasalahan teratasi dengan baik. Sebaliknya, manajemen properti yang buruk akan membuat tinggal di apartemen sangat merepotkan.

  1. Prospek Investasi

Selain menjadi hunian, apartemen juga ajang investasi yang baik. Dengan demikian, prospek apartemen tersebut perlu diketahui sebelumnya.

Lakukan survei kecil-kecilan, bila kamu ingin investasi apartemen kamu bisa tanya kepada developer, berapa potensi capital gain dan rental yield yang akan kamu dapat per tahunnya. Jika ingin menyewakan unit apartemen murah di Jakarta, pilihlah unit yang dekat atau satu lokasi dengan pusat belanja.

Like and Share ya 🙂

shares