Thursday, April 26, 2018
Home > Editor Pick > 5 Tips Jitu Cara Melatih dan Merawat Anak Kucing agar Tidak Buang Air Sembarangan

5 Tips Jitu Cara Melatih dan Merawat Anak Kucing agar Tidak Buang Air Sembarangan

Cara Melatih dan Merawat Anak Kucing agar Tidak Buang Air Sembarangan

Melatih anak kucing agar tidak buang air sembarangan penting dilakukan sejak dini, karena mereka akan membawa kebiasaan baik itu sampai mereka dewasa. Kotoran kucing yang berada di sembarangan tempat dapat memicu banyaknya kuman penyakit. Berikut ini cara merawat anak kucing agar dapat disiplin buang air pada tempatnya.

Cara Melatih Kucing Buang Air Agar Tidak Pernah Sembarangan

  1. Menyediakan Litter Box

Litter box adalah adalah kotak berisi pasir yang digunakan khusus untuk kucing saat sedang buang air. Tidak banyak kucing yang mampu beradaptasi dengan cepat pada litter box ini. Anda yang harus mengajarkan dan membiasakannya untuk buang air di litter box. Disarankan untuk memilih kotak litter box yang tertutup.

Letakkan pula kotak kotoran ini di tempat yang nyaman dan jauh dari gangguan aktivitas manusia ataupun lain. Salah satu alternatifnya adalah dengan meletakkannya di dalam kandang kuncing. Jika dirasa anak kucing terlihat sedang ingin buang air segera taruh anak kucing Anda pada litter box. Hal ini bertujuan agar kucing bisa cepat beradaptasi.

  1. Bersihkan Litter Box Sesering Mungkin

Tentunya anak kucing akan tidak yaman dengan bau kotoran yang menumpuk di litter box. Hal ini disebabkan karena Anda kurang rajin dalam melakukan pembersihan. Belilah alat yang mirip sengan sekop pasir untuk membuang pasir bersama kotoran kucing. Ganti pasir di litter box  dengan yang baru.

Cuci dengan bersih kotak litter box sebelum kembali diisi dengan pasir. Beri alas berupa kain yang agak lebar di bawah kotak kotoran untuk mencegah banyaknya kotoran yang tercecer ke lantai. Hal ini dapat memudahkan Anda saat membersihkan area di sekitar tempat buang air kucing.

  1. Atur Waktu Makan Anak Kucing

Beri Makan anak kucing Anda sesuai dengan waktu yang biasa Anda lakukan setiap hari. Jangan tiba-tiba merubah jam makan anak kucing Anda. Makan dengan waktu sembarangan ataupun tidak sesuai jadwal dapat mempengaruhi kesehatan anak kucing. Beri pula makanan bergizi yang berguna untuk melengkapi nutrisi anak kucing Anda.

Sebaliknya, jika kita memberinya makan sesuai jadwal, kita akan tahu jam berapa anak kucing akan buang air.Jadwal makan juga akan mempengaruhi jadwal buang air anak kucing setiap harinya. Oleh karena itu, Anda harus mulai memperhatikan hal-hal sederhana semacam ini.

  1. Mengenali Tingkah Laku Anak Kucing

Sebelum Anda memberinya pelatihan intensif untuk buang air pada tempatnya, Anda perlu memperhatikan bagaimana tingkah laku anak kucing saat ingin buang air besar. Masing-masing anak kucing memiliki kebiasaan tersendiri dalam mengekspresikan keinginan buang air. Hal ini yang perlu Anda pahami dari anak kucing Anda.

Tanda-tanda tersebut bisa seperti mengendus-ngendus, mengeong, menggaruk-garuk karpet ataupun terlihat gelisah. Saat melihat hal tersebut, Anda harus segera membawa anak kucing ke litter box. Hal tersebut dapat mengenalkan kedisiplinan pada anak kucing untuk segera pergi menuju ke tempat kotoran saat ingin buang air.

  1. Beri Pujian Setelah Kucing Mampu Pergi Menuju ke Litter Box Sendiri

Anda pasti merasa sangat senang saat sudah berhasil melatih anak kucing untuk pergi membuang buang air di tempat yang seharusnya. Anda perlu memberikan reward untuk memuji kedisiplinan anak kucing Anda seperti membelikannya mainan baru, memberinya makanan kucing favoritnya ataupun bermain seharian dengannya.

Anda tak perlu lagi khawatir dengan masalah kotoran kucing setelah berhasil melatih anak kucing untuk buang air di tempatnya. Cara merawat anak kucing yang direkomendasikan di atas tadi dapat Anda terapkan pada anak kucing Anda setiap hari. Kebiasaan yang dilatih secara terus menerus akan membentuk tingkah laku yang baik pada anak kucing Anda.

Like and Share ya 🙂

shares